Nasional
Anggaran Administrasi kegiatan dan Pemeliharaan Sarana Prasarana SMK N 4 Garut Sangat Fantastis
Dinamika,com/ Kab.Garut-Nilai anggaran Administrasi kegiatan dan Pemeliharaan Sarana Prasarana sekolah SMKN 4 Garut Sangat Fantastis sampai dengan milyaran rupiah pertahun,dissoroti karena dinilai ugal-ugalan,dan terkesan sangat ditutup-tutupi oleh pihak sekolah.
Tahun 2023 untuk asnap biaya administrasi kegiatan sekolah sebesar Rp.1.543.259.000,-dengan rincian:
Tahap 1.Rp.592.350.000.
Tahap 2.Rp.950.909.000
Dan untuk anggaran pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah :
Sebesar Rp.666.771.500.dengan rincian:
Tahap 1.Rp.495.843.000.
Tahap 2.Rp.170.928.500.
Di Tahun 2024
Anggaran untuk Administrasi kegiatan sekolah sebesar Rp.1.166.093.300.,dengan rincian :
Tahap 1.Rp.598.641.700.
Tahap 2.Rp.567.451.600.
Dan biaya Pemeliharaan Sarana Prasarana Sekolah dengan rincian:
Tahap 1.Rp.455.694.500.
Tahap 2.Rp.819.735.000.
Di Tahun 2025,asnap biaya Administrasi kegiatan sekolah,yg ada laporan hanya Tahap 1,sebesar Rp.569.390.000.
Dan biaya Pemeliharaan Sarana dan prasarana sekolah Tahap 1 sebesar Rp.531.566.500.
Dimana untuk tahap 2 masih belum ada laporan atau kejelasannya.
Pada saat mau di konfirmasi oleh awak media Dinamika,Kepala Sekolah SMKN 4,Drs.Pudji Santoso,selalu tidak ada ditempat dan begitu juga disaat dihubungin melalui telpon,tidak pernah ada jawaban dan terkesan sengaja menghindar dari awak media,bahkan pihak sekolah juga tidak ada yang bersedia untuk dikonfirmasi.
Tindakan kepala sekolah yang selalu menghindar dan jajarannya yang susah untuk dihubungi dan dikonfirmasi,kepala sekolah sudah patut mendapat sanksi dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat cq Kantor Dinas Cabang XI Kabupaten Garut sesuai dengan PP no.53 tahun 2007 sebagaiman telah diganti dengan PP no.94 Tahun 2021 tentang Kedisplinan Pegawai Negeri Sipil,dan tentunya Undang-undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Publik.
Kepala Sekolah dan jajarannya yang terkesan tertutup mendapat kritikan keras dari penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) KMP-I(Kolaborasi Masyarakat Pelita Indonesia) yang sering dipanggil Domo,serta memberikan tanggapan bahwa kurang elok kalau memang benar kepala sekolah selalu menghindar.
"Peran media hanya ingin mendapat konfirmasi dan klarifikasi dari Kepala Sekolah untuk dipublikasikan terkait biaya yang fantastis yang dianggarkan kan oleh SMKN 4 Garut untuk biaya Administrasi kegiatan dan Pemeliharaan Sarana Prasaran Sekolah",katanya.
Apa salahnya Kepala Sekolah memberikan klarifikasi kepada awak media mengenai besarnya anggaran biaya tersebut,apalagi ini dana dari APBN yang harus ada keterbukaan sesuai dengan UU no 14 tahun2008,tentang Keterbukaan Informasi Publik.,tambahnya.
Perlu diketahui,bahwa selain dana BOS,masih ada lagi dana BOPD Sekolah yang harus dijelaskan secara terbuka.
Dari besarnya anggaran Administrasi Kegiatan Sekolah dan biaya Pemeliharaan Sarana Prasarana Sekolah di SMKN 4,sudah sepatutnya pihak"terkait turun tangan untuk memeriksa kebenaran anggaran tersebut,karena diduga merugikan Negara,karena menyangkut dana milyaran rupiah,tambah ketua DPW KMP-I tersebut.
Dan menurut ketua KMP-I ,akan menindak lanjuti informasi ini karena ada dugaan kerugian Negara dan penyalahgunaan wewenang di SMKN 4 Garut ini,pungkas Domo
Ref: Pratiwi
Via
Nasional



Post a Comment