Pembentukan Kader Kelurahan Perkuat Pengawasan Zoonosis Cimahi
Cimahi(DK),Pemerintah Kota Cimahi dalam hal ini Dinas Pangan dan Pertanian membentuk kader zoonosis di setiap kelurahan sebagai langkah memperkuat deteksi dini penyakit hewan yang berpotensi menular ke manusia yang dilaksanakan di Aula B gedung Pemerintah Kota Cimahi 2-12-2025.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat agar tiap daerah memiliki kader pemantau kesehatan hewan di tingkat masyarakat.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi Bu. Tita Mariam, S.Pt.MM menjelaskan bahwa terdapat 15 kelurahan, dan masing-masing dibentuk lima kader yang akan bertugas sebagai perpanjangan tangan dinas di lapangan.
Kader-kader ini berperan mengumpulkan data, memantau kejadian, serta menyampaikan informasi dengan cepat apabila ditemukan penyakit hewan yang berisiko, termasuk rabies atau penyakit zoonosis lainnya.
Bu Tita menambahkan, “Dengan segala keterbatasan, dinas tidak mungkin dapat memantau seluruh wilayah secara langsung. Karena itu, kader-kader inilah yang menjadi garda terdepan dalam mendeteksi kejadian di lapangan dan segera melaporkannya,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kecepatan informasi sangat penting, mengingat rabies dan penyakit zoonosis lain dapat membahayakan hewan maupun manusia.
Para kader yang direkrut bukan berasal dari latar belakang kedokteran hewan atau paramedis, sehingga diperlukan pembekalan pengetahuan dasar. Melalui pelatihan yang digelar hari ini, para peserta dibimbing agar memahami tugas, mekanisme pelaporan, dan pengetahuan penting seputar kesehatan hewan.
“Kami tidak akan membiarkan mereka bekerja sendiri. Dinas akan terus mendampingi melalui bidang peternakan yang menangani hal tersebut secara khusus,” tambahnya.
Pembentukan kader ini diharapkan menjadi upaya berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat Kota Cimahi yang sehat dan terlindungi dari penyakit menular, terutama penyakit yang mudah menyebar dari hewan ke manusia.
Direktorat kementrian Pertanian yang diwakili Bpk.drh. Syafrison, M.Si sebagai narasumber memberi apresiasi kepada pemerintah Kota Cimahi, dimana kota Cimahi lah yang pertama melaksanakan pembentukan kaderisasi, ungkap beliau dihadapan para peserta bimtek, kirannya melalui kegiatan ini warga masyarakat kota Cimahi terbebas dari penyakit yang dapat menular dari hewan, tandas, beliau.
Bimtek kaderisasi zoonosis yang dilaksanakan sehari itu dihadiri oleh Forkopimda Kota Cimahi, (AFS).





Post a Comment